Posted by andriyans under
oase jiwa [4] Comments
Berawal dari sebuah perenungan akan hakikat kehidupan dan jalan hidup yang kita jalani bersama. Bermula dari sebuah pemahaman kita bahwasanya jalan yang sedang kita lalui bersama ini adalah jalannya para anbiya,jalan para rasul dan jalan satu-satunya menuju syurganya Allah SWT.
Tapi terkadang kita lupa akan hakikat dan karakteristik jalan ini yang sebenarnya,kita telah mengetahui dari saudara kita,dari teman kita atau dari taujih-taujih para ustadz dan asatidz dakwah ini dan lain sebagainya. Dan terkadang kita begitu terlena dengan apa yang sedang kita lakukan. Terkadang kita bersemangat dan seringkali memberikan semangat dan lain sebagainya.
Saudaraku yang saya cintai karena allah…… (lagi…)
Posted by andriyans under
berita Leave a Comment
SEJARAH ISLAM DI INDONESIA
Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah. (lagi…)
Posted by andriyans under
kuliner 1 Comment
Nasi Liwet Klepot Khas Boemi Joglo
Bandung – Nasi liwet sebagai salah satu makanan tradisional Sunda tentunya memiliki penggemar yang tak sedikit. Tak hanya dari kalangan masyarakat sunda bisa juga dari berbagai etnis. Seringkali tradisi ‘ngaliwet’ dilakukan oleh masyarakat sunda ketika sedang berkumpul.
Untuk para penggemar nasi liwet, menikmati sajian nasi liwet dengan inovasi berbeda tak ada salahnya untuk dicoba. Jika biasanya dari proses memasak hingga penyajian media yang digunakan adalah kastrol (salah satu alat memasak tradisional), maka tidak begitu di Boemi Joglo. Tempat yang berada di Jl Rancakendal Luhur No 17 ini menyajikan nasi liwet dengan klepot. Klepot adalah sejenis anglo tradisional. Namun penggunaan kastrol sebagai alat wajib masih tetap digunakan dalam proses awal memasak. (lagi…)
Posted by andriyans under
kuliner Leave a Comment
Pempek Resep Mertua, Buatan Menantu
Bandung – Makanan yang terbuat dari ikan dan sagu ini terkenal sebagai makanan khas Palembang, meskipun sebenarnya semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya. Di Bandung, Pempek Mertua menawarkan cita rasa khas dengan resep yang diturunkan dari seorang mertua kepada menantunya.
Sesuai dengan nama yang digunakan, pempek yang ditawarkan di Pempek Mertua memang pempek yang resepnya diturunkan dari mertua. Pemilik Pempek Mertua, Lies Surmini mengemukakan dirinya memproduksi pempek sendiri dengan teknik dan resep yang diajarkan oleh mertuanya.
“Kalau masalah resep sebenarnya tidak jauh berbeda, ukurannya juga sama. Mungkin perbedaannya ada pada teknik memasak,” jelas Lies.
Lies yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai kantoran, mempersiapkan sendiri pempek pada malam atau pagi hari. Menurut adik Lies, Ani selain diproduksi sendiri, bahan-bahan yang digunakan juga asli dari Sumatera Selatan. (lagi…)
Posted by andriyans under
arikel politik [2] Comments
“seorang pemimpin sejati adalah orang yang memimpin bukan karena syafaat (kronisme). Maka barang siapa yang memimpin karena syafa’at. Maka ia pun akan di turunkan dengan syafa’at. Tetapi pemimpin sejati adalah yang lahir dari pembinaan dan penderitaan. Maka barang siapa yang permulaannya tidak membakar, maka akhirnyapun tidak akan cemerlang “
menyelami problematika indonesia yang begitu kompleks di perlukan sebuah pemahaman yang mendalam akan kondisi bangsa ini. pencarian mendalam akan sebuah permasalahan dan mengurainya secara detail menjadi hal utama agar permasalahan indonesia ini terselesaikan. Meskipun kita semua sangat paham akan kondisi bangsa ini dengan setumpuk permasalahan. namun ada hal yang sangat mendasar bagi saya secara pribadi melihat problem bangsa ini. problem yang mendasar negeri ini terletak pada permasalahan kepemimpinan yang tidak bisa membawa negeri ini keluar dari permasalahannya. pada kesempatan ini yang tidak hendak mencela kegelapan,namun lebih lebih baik kita menyalakan lilin agar kegelapan itu sirna. dalam bukunya “Menyiapkan Momentum” karyanya Rijalul Imam dalam bagian Tafsir Muslim Negarawan di katakan. bahwa kepemimpinanlah menjadi tolak ukur akan keluar ataukah tidaknya Indonesia pulih dari krisis. karena jika perhatian terhadap aspek kepemipinan ini di abaikan maka dapat di prediksikan bangsa ini akan berjalan sendiri-sendiri dan bubar sebagai negara kesatuan. namun sosok pemimpinan seperti apakah yang bisa menyelamatkan bangsa ini dari krisis multi demensi? itulah kira-kira yang ingin saya berbagi pada kesempatan hari ini. (lagi…)